Piknik Bareng ESPERO ke Djogdja

pantai

Salam Espero sahabat semua. Espero adalah SMP Negeri 2 Pulosari, Pemalang, Jateng. Sebuah sekolah pinggiran di lereng Eyang (Gunung) Slamet yang meski pinggiran, tetapi prestasi selalu terdepan.

Tahun 2013 ini rombongan ESPERO, sebanyak 275 siswa tingkat VIII dengan 20 guru pendamping, menyambutnya dengan acara PIKNIK ke kota wisata Djogdja. Pemilihan tanggal 27 April sebagai waktu yang tepat untuk kegiatan studi tour tahunan siswa Espero karena satu alasan utama, yakni biar lebih leluasa di lokasi wisata. Maklum, bulan April ini kan bertepatan dengan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) SMP tahun 2013 yang dilaksanakan kemarin tanggal 22 s.d 25 April 2013. Asumsinya sekolah-sekolah belum menyelenggarakan study tour karena (mungkin) kesibukan penyelenggaraan UN. Dan… apa yang terjadi…. ternyata semua serba meleset set set….

Ternyata memang animo pelajar untuk study tour ke Jogja tidak mengenal waktu. Buktinya, di hampir semua lokasi wisata yang disinggahi Espero ternyata penuh sesak dengan pelajar dari sekolah lain yang sama-sama study tour dan (mungkin pula) sama-sama punya asumsi kayak Espero hehehee… Namun tak apalah… the show must goon!!! Atau singkatnya… Lanjuuu…ttt! Baca lebih lanjut

Reuni MAN Purbalingga Lulusan Tahun 1999

Awalnya hanya dapat sms dan pesan FB dari beberapa teman, yang sejujurnya wajah dan nama sudah lupa, pas awal puasa lalu. Ngakunya sama-sama alumni MAN Purbalingga lulusan tahun 1999. Saat disebut namanya memang agak familier, tetapi wajah mungkin lupa-lupa ingat. Bisa jadi karena bukan teman akrab dulu atau memang diri ini sudah jadi pelupa. Meski begitu, obrolan tersebut serasa begitu hangat layaknya sudah lama ketemu.

Dari obrolan singkat tersebut, muncullah ide untuk mengumpulkan teman-teman alumni pasca lebaran tahun 2012 ini. Ide sempat tertahan karena beberapa alasan, Pertama, saat reuni tahun 2011 lalu ada kesepakatan untuk menindaklanjuti dengan acara dan perencanaan yang lebih matang. Saat ini penyelenggara dari angkatan sebelum tahun 1999. Alumni lulusan tahun 1999 yang datang saat itu hanya kisaran 6 orang saja. Hal yang sama terjadi dengan alumni angkatan lain. Dari pengamatan pribadi, rasa-rasanya reuni model rombongan begitu, tidak satu angkatan lulusan, kurang begitu tokcer. Keakraban kurang, pengendalian susah, jumlah peserta yang tidak begitu mudah diprediksi dan berujung pada pembiayaan, serta kenyamanan yang kurang. Meski begitu, Baca lebih lanjut