Menakar Iman dengan Sains

Sesuatu yang bersifat spiritual dan menjadi pandangan hidup seseorang, bisa kita sebut sebagai iman. Meskipun hanya menyangkut hubungan antara Tuhan dengan makhluk-Nya, zaman bisa mengubah iman seseorang. Apa yang seseorang inginkan, rasakan, lihat, dan dengar bisa merubah kadar keimanannya. Setiap kita membutuhkan reaksi yang tepat ketika zaman terus bergerak dengan segala bentuk perubahan. Dan itulah yang menjadikan iman seseorang bergerak seperti gelombang tali. Kadang naik kadang turun atau bisa terlepas sama sekali.

Pada posisi ideal, seharusnya iman bisa membawa pengaruh pada zaman sehingga pergerakan perubahannya menuju ke arah yang bisa dikendalikan. Sayangnya tingkat iman masing-masing orang tidak bisa disamaratakan. Sekalipun dua orang mendapat asupan akhlak dan tauhid yang sama, pada akhirnya akan menghasilkan tingkat keimanan yang berbeda. Bagaimanapun juga iman menyangkut keyakinan dan pandangan hidup seseorang. Bersifat sangat pribadi, tertutup dan abstrak. Baca lebih lanjut

Iklan