Film Pendek ULANGAN

Poster film pendek ULANGAN by KIR ESPERO Production

561398_447034048716200_2091714232_n

Iklan

Komunitas Film Pendek

Istilah “komunitas” berarti “sama” yang diambil dari kata communis dari bahasa Latin. Komunitas bisa dipahami sebagai sebuah kelompok yang para anggotanya memiliki aktivitas, ketertarikan, hobi, habitat atau sesuatu lain yang sama. Maka, komunitas film bisa berarti kelompok yang memiliki ketertarikan hingga keterlibatan dalam dunia film. Komunitas film yang dimaksud adalah bukan komunitas dalam bentuk perusahan atau organisasi komersial, tetapi organisasi atau kelompok penggiat film diluar jalur industri.

Belakangan ini kalangan muda, termasuk didalamnya para pelajar, semakin marak dalam membentuk komunitas-komunitas film, khususnya film independen atau film pendek. Dari kota-kota besar hingga tingkat kecamatan di daerah pinggiran bermunculan kumpulan anak muda yang menamakan diri sebagai komunitas film.

Di tingkat sekolah mulai bermunculan jurusan multimedia di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga ekstrakurikuler bidang multimedia, audio visual, broadcasting atau semacamnya. Hal yang sama lebih gencar terjadi di tingkat perguruan tinggi. Baca lebih lanjut

Sejarah Film Pendek

Sebelum kita mempelajari dan membuat film pendek, ada baiknya kita mengenal sejarah film pendek itu sendiri. Dengan mengetahui sejarah, kita akan bisa menghargai film pendek sebagai suatu karya yang memiliki latar belakang sehingga kita semakin termotivasi untuk menghasilkan karya film pendek yang berkualitas.

Sejarah telah mencatat istilah film pendek mulai populer sejak tahun 1950-an. Saat itu di kota Oberhausen, Jerman muncul festival film pendek tertua di dunia yang dikenal dengan nama Oberhausen Kurzfilmtage. Saingannya adalah Festival du Court Mentrage de Clermont-Ferrand di kota Paris, Perancis. Sejak saat itu film-film pendek mulai dikenal di pemirsa film Eropa.

Di Indonesia sendiri sinema film pendek baru mulai populer di tahun 1970-an ditandai dengan munculnya Pendidikan Sinematografi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Dewan Kesenian Jakarta mulai mengadakan Festival Film Mini sejak tahun 1974. Akan tetapi sangat disayangkan, festival ini berhenti di tahun 1981 karena kekurangan dana.

Tahun 1975, muncul kelompok Sinema Delapan yang dimotori Johan Teranggi dan Norman Benny. Lagi-lagi karena kekurangan dana, kelompok ini hanya berjalan selama setahun. Baca lebih lanjut

Proposal Produksi Film Pendek “ULANGAN”

PENDAHULUAN

  1. Produksi film pendek perdana KIR SMP N 2 Pulosari, yang berjudul “Asa di Bawah Kaki Slamet” mendapat apresiasi dan sambutan dari banyak pihak, sehingga memberikan motivasi tersendiri bagi KIR untuk memproduksi film pendek berikutnya,
  2. Pengalaman dalam produksi film pendek perlu diteruskan agar bisa dikembangkan sehingga menghasilkan karya-karya yang semakin berkualitas,

DASAR PELAKSANAAN

  1. Program kerja KIR SMP Negeri 2 Pulosari Tahun pelajaran 2012/2013,
  2. Hasil keputusan rapat pembina pada 15 Oktober 2012.

TUJUAN

  1. Media kreativitas anggota KIR SMP N 2 Pulosari dalam bidang sinematografi,
  2. Menumbuhkan kebiasaan riset dan penelitian dalam semua bidang, terutama dalam kegiatan-kegiatan ilmiah,
  3. Menjadi media dokumentasi atas hasil pengamatan dan pengembangan ide terhadap kondisi diri dan sosial,
  4. Media apresiasi anak muda/pelajar pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,
  5. Menghadirkan tontonan yang mendidik dan menghibur bagi masyarakat,
  6. Media publikasi yang efektif terhadap keadaan dan keberadaan SMP N 2 Pulosari. Baca lebih lanjut

KIR Espero buat film pendek lagi…??!!

Ya,… anda benar. Terinspirasi dari banyaknya masukan dan dukungan pada lounching film pendek perdana lalu, maka KIR Espero bertekad untuk memproduksi film pendek lagi. Untuk film pendek kali ini harus lebih baik dan berkualitas dari film pendek sebelumnya. Berbagai persiapan dan perencanaan disusun lebih detail dan dini agar proses produksi bisa berjalan lebih baik.

Perencanaan

Perencanaan dimulai sejak akhir Oktober 2012 lalu. Kegiatannya meliputi penyusunan proposal produksi film pendek ke sekolah, penulisan naskah skenario dll. Sesuai perencanaan jenis film pendek yang diproduksi adalah fiksi drama komedi. Mengambil latar sekolah, rumah dan persawahan. Pemeran utama ada empat orang dibantu dengan pemeran pembantu sebanyak 6 orang. Jika tidak ada halangan yang berarti, maka lounching kemungkinan bisa dialaksanakan pada tanggal 1 Januari 2013 bertepatan dengan tahun baru masehi 2013. Baca lebih lanjut

Naskah Film “Asa di Bawah Kaki Slamet”

SCENE 1

LOKASI : RUMAH NUR. PAGI

PEMAIN : NUR, IBU NUR

KAMERA : MEJA (GELAS, UANG, PIRING DLL). BADAN NUR DARI BELAKANG SAAT BERLARI MENUJU PINTU

SUASANA DI RUANG DAPUR RUMAH NUR YANG SEDERHANA DAN AGAK GELAP. WAKTU MENUNJUKKAN PUKUL 06.10 MENIT.

NUR MELETAKKAN GELAS BERISI AIR SETENGAH GELAS DI MEJA DENGAN AGAK TERGESA-GESA. SEDIKIT PERCIKAN AIR KELUAR DARI GELAS DAN TUMPAH DI MEJA. NUR BERLARI MENUJU PINTU.

NUR HIKMAH

MAK, NUR BERANGKAT DULU…!!! Baca lebih lanjut