Jogja memang selalu merindu

Yogyakarta alias Jogja, memang pantas dirindukan. Monjali (monumen Jogja kembali), Benteng Vredeburg, Taman Pintar, Keraton, Prambanan, Paris, Malioboro hingga Alkid (Alun-alun kidul) adalah tempat tongkrongan semasa kuliah dulu. Tak perlu harus berdompet tebal untuk bisa menikmati sore indah di Jogja. Cukup bensin secukupnya plus receh buat parkir tentunya dan map. Ya, awal-awal ke Jogja peta memang perlu. Maklum, di Jogja itu sebentar-sebentar lampu bangjo. Baru lima menit jalan, eh… ketemu perempatan. Tapi, itulah seninya hidup di Jogja. Siap antri, siap bensin, siap peta, siap bahasa Jawa dan siap receh.

Delapan tahun tinggal di Jogja sejak tahun 2007 berlalu tak terasa. Hampir lima tahun pula meninggalkan Jogja, terasa baru kemarin. Pas pagi-pagi, kadang masih mencium aroma segar soto Jogja masuk melalui lubang pintu kamar kos. Minggu pagi menjadi waktu untuk antri soto jogja belakang hotel Saphir. Maklum, dulu saya pernah kos di hotel Saphir Jogja yang di jalan solo itu. Tepatnya di lantai dua, Baca lebih lanjut

Study Tour SMP N 2 Pulosari ke Jogja

RENCANA Study Tour ini sudah disosialisasikan cukup lama sejak awal semester genap, Januari 2012 lalu. Dan ini memang program tahunan sekolah kami khusus untuk tinngkat VIII. Dengan mencicil melalui tabungan mingguan, Alhamdulillah hampir 95% siswa tingkat VIII mengikuti kegiatan ini. Ada beberapa siswa yang karena alasan kesehatan dan kepentingan tertentu tidak bisa mengikuti kegiatan ini. Total siswa yang mengikuti kegiatan ini ada 237 siswa dengan 17 pendamping dari unsur guru+TU. Melihat antusias peserta maka kami menggandeng EO Kampus Biru Mandiri langganan kami. Empat buah bus besar (kursi 59) dan sebuah bus sedang (kursi 30) kami kerahkan untuk mengangkut pasukan menuju ke kota wisata Jogja. Waktu kegiatan direncanakan mulai Jum’at malem, 6 April hingga Minggu pagi, 8 April 2012.

Persiapan. Tidak ada kendala yang berarti selama masa persiapan hingga menjelang pemberangkatan. Orang tua memberikan dukungan dengan mengantar siswa ke sekolah saat pemberangkatan. Meski siswa Espero (SMP N 2 Pulosari) adalah anak desa, tapi Alhamdulillah hampir semuanya mampu mengikuti ini yang memerlukan budget lumayan untuk ukuran piknik.

Rencana awal hanya menggunakan 4 buah bus besar, namun ada 17 siswa yang terlambat membayar berharap bisa ikut dalam kegiatan ini. Yo wis, akhirnya panitia putar akan dan… yup, solusinya sebuah bus sedang siap mengangkut mereka. Baca lebih lanjut