Ber-Sains Ibarat Meramal_01

SIAPA bilang, urusan ramal meramal menjadi keahlian Ki Joko Bodo atau Mama Laurent saja? Sains juga ahli dalam hal ini. Cara dan medianya tentulah berbeda. Tidak perlu bola kristal, kartu tarot, garis tangan atau alat-alat aneh lain sebagai media ramal. Lebih banyak mengandalkan pensil, kertas, laboratorium atau komputer. Mungkin karena laku keras atau memang tuntutan profesi, banyak ahli sains mencoba peruntungan dengan menebak keadaan masa depan. Berbagai metode dari yang aneh sampai yang sungguh-sungguh ilmiah mulai dipraktekkan. Trend ini bukan berarti sebuah tuduhan bahwa sains mulai menyabotase lahan profesi paranormal. Perlu kita pahami bersama, urusan ramal meramal dalam sains bukanlah cerita baru. Praktek ini sudah jauh berabad-abad lalu di lakukan oleh sains. Sains sendiri mempertegas kajian ini dengan munculnya futurologi sebagai salah satu bagian kajian sains.

Apakah kita masih sama seperti sedetik lalu? Apakah kita bisa mengulang dengan tepat apa yang terjadi semenit sebelum ini? Dua pertanyaan ini tidak sekadar basa-basi. Mungkin perlu sedikit merenung untuk menjawabnya. Bagaimanapun juga, apa yang terjadi pada detik waktu sebelumnya pastilah berbeda dengan yang terjadi di detik ini. Kita saat ini secara tepat, bukanlah kita sedetik sebelumnya. Karena waktu mengiringi perubahan dan pergerakan yang terjadi pada partikel tubuh. Ada yang mati karena usang. Ada pula yang muncul karena pertumbuhan. Amatilah lidah Anda, Apakah bisa diam meski sejenak? Baca lebih lanjut

Iklan

Tujuan Hidup

HARI ini saya menerima tiga berita kematian sekaligus. Duka pertama saya terima saat pagi masih cerah menyapa. Ibunda teman saya telah berpulang. Usia dan sakit, itulah alasan yang utamanya selain takdir. Kabar duka kedua hadir tepat tengah hari saat matahari tepat di atas kepala. Datang dari ibunda salah seorang murid. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya karena penyakit yang sudah menggerogotinya bertahun-tahun lamanya. Dan tepat menjelang malam, menyusul kabar dari tiga teman saya sekaligus. Kecelakaan parah mengantarkan mereka mendahului kami, teman-temannya.

SAYANGNYA, duka ini hanya bisa saya ucapkan lirih tanpa bisa menghadiri pemakaman mereka. Kabar ini cukup untuk membuat badan ini merinding. Memberikan pemahaman berharga bahwa ternyata hidup di dunia ini memang untuk sementara. Jadi sebenarnya tidak ada alasan untuk takut menghadapinya. Tapi entah mengapa, badan ini tetap merinding. Mungkin, karena saya belum cukup bekal.

Seorang teman pernah bertanya pada salah seorang murid saya pada sebuah sesi pertemuan. Saat itu murid-murid saya hendak berdoa bersama demi kelulusan pada ujian masuk salah satu perguruan tinggi terkemuka di Yogyakarta. Tentu tujuannya agar kesiapan mental dan jiwa tetap terjaga sehingga tenang saat mengerjakan ujian esok. Baca lebih lanjut

Laporan Kegiatan Pembuatan Film Pendek ESPERO

MUKADIMAH

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, kegiatan produksi film pendek “Asa di Bawah Kaki Slamet” telah selesai dilaksanakan tanpa adanya kendala yang berarti.

Perencanaan yang matang, masukan-masukan dan dukungan dari pihak sekolah sangat membantu sekali kelancaran program ini. Secara umum program berhasil dilaksanakan. Tahapan persiapan berjalan tanpa kendala sama sekali. Tahap produksi atau pengambilan gambar (shooting) memang mengalami kendala. Kendala utama terletak pada penguasaan/penggunaan kamera yang cukup memakan waktu. Apalagi karena harus melibatkan siswa secara langsung dalam prosesnya yang konsekuensinya harus melakukan pendampingan secara intens dan penyesuaian anggaran. Namun untuk sebuah kegiatan yang pertama kali dilakukan, mungkin hal ini adalah sesuatu yang biasa. Tahap editing, hingga laporan ini dibuat masih terus berlangsung karena membutuhkan waktu yang cukup lama mengingat harus menggunakan aplikasi komputer yang diproses secara detail.

Kami mengucapkan banyak terima kasih atas masukan, dorongan, bimbingan dan terutama kesempatan pada KIR SMP N 2 Pulosari untuk melaksanakan program ini. Maaf juga kami sampaikan apabila selama proses produksi sering mengganggu aktivitas dan program pembelajaran. Semoga kegiatan ini bisa memberikan inspirasi bagi pelaksanaan program-program serupa di masa datang. Baca lebih lanjut